Kamis, 26 Maret 2015

Setelah 20 tahun, Insiden hilangnya remaja di Amerika masih menjadi misteri



Amanda Boyle, adik dari Jay Boyle (ketiga dari kiri) – foto ini merupakan arsip Toronto star tahun 1995 dan diambil beberapa hari setelah 6 remaja diberitakan hilang di danau Ontario.

Enam remaja diberitakan hilang setelah mengadakan pesta di Pickering, Kanada tahun 1995 silam. Pihak keluarga masih berusaha mencari jawaban atas hilangnya enam pemuda tersebut. Hingga saat ini.
 
Sampai hari ini pihak keluarga keenam pemuda yang hilang di Pickering masih belum menemukan titik terang atas kasus tersebut bahkan setelah 20 tahun kemudian.

“Rasanya kejadiannya baru kemarin” ujar barbara smith, seorang penduduk Pickering sekaligus tante dari Jamie Lefebvre, salah satu korban yang  masih berusia 17 tahun saat ia dan rekan-rekannya diberitakan hilang.
 
Pada saat kejadian, sekelompok remaja dikabarkan hilang pada 17 Maret 1995, setelah malam sebelumnya mereka mengadakan party.Rekaman video pengintai sempat mengambil gambar tiga orang remaja yaitu Michael, Jamie dan Robbie, menerobos masuk wilayah pesisir timur Marina yang ada di teluk Frenchmansaat jam masih menunjukkan pukul 2.30 pagi. Diyakini kalau para pemuda itu berhasil mencuri dua kapal boat dan berlayar menembus dinginnya perairan Danau Ontario namun tak seorangpun yang tahu peristiwa yang menimpa mereka setelahnya.


Pencarian besar-besaran yang dilakukan pun gagal dan tidak ada tanda-tanda mengenai keberadaan para pemuda tersebut maupun kapal boat yang mereka gunakan. Tim pencari cuma menemukan lima tabung gas didekat Wilson, New York yang diyakini berasal dari salah satu boat yang hilang.

“Jejak keberadaan mereka masih menjadi misteri,” ujar Smith. “tidak ada jejak yang ditinggalkan mereka”.

Setiap tahun  Keluarga para korban berkumpul di Teluk Frenchman untuk mengenang mereka, yaitu: Jay Boyle (17), Chad Smith (18), Robbie Rumboldt (17) asal Pickering, Michael Cummins (17) asal Oshawa,Danny Higgins (16) asal Ajax, dan Jamie yang tinggal di Scarborough.  Pihak keluarga juga menuliskan pesan ke balon kuning dan menebar bunga di pinggir pantai demi mengenang keluarga mereka yang menjadi korban.
Jay Boyle, semasa hidup
Pada 14 Maret 2014 lalu, Smith berkumpul bersama sekitar 150 orang di The Courtyard Restaurant, Pickering untuk merayakan moment yang mereka sebut, A Night to Remember. Keluarga dan para sahabat juga mengumpulkan dana untuk membangun ‘prasasti kaki’ di jalanan Liverpool Road serta mereka juga bermaksud mengumpulkan donasi yang akan diserahkan ke International Center for Missing and Exploited Children, semacam yayasan yang menangani kasus anak hilang dan eksploitasi terhadap anak.

“Rasanya menyenangkan”  Ujar Smith.

Smith yang juga salah satu kerabat Jamie menyatakan kalau Jamie anaknya menyenangkan, meski sedikit liar, tapi wajarlah, pada anak usia 17 tahun. Sayangnya, Ibunda Jamie telah meninggal dunia pada 2012 tanpa sempat mengetahui kelanjutan nasib anaknya yang hilang.

Pada Oktober 2013, keluarga dari korban bernama Jay Boyle menyatakan kalau jasad yang ditemukan didekat sungai Niagara pada 1998 silam mengenakan jaket merah yang mirip dengan yang dikenakan korban sewaktu dinyatakan hilang. Sementara tidak jauh dari jasad tersebut juga ditemukan jasad lainnya.

Menurut laman Facebook tentang “Anak hilang dari Pickering”, keluarga korban sudah mengusulkan untuk diadakan test DNA, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Hingga Saat ini, kasus hilangnya enam pemuda dari Pickering masih menjadi misteri, dan pihak Kepolisian Durham masih menunggu informasi dari siapa saja yang mengetahui hal apa saja yang berkaitan dengan kasus tersebut. (MY)

Sabtu, 07 Maret 2015

Trailer 'The Avengers: Age of Ultron' yang menampilkan Spider-Man?



Seperti inilah jika Spider-Man gabung dengan The Avengers

Meski belum resmi bergabung dengan Marvel Cinematic Universe (MCU), namun Spider-Mankabarnya akan ikut beraksi bersama tim The Avengers lainnya dalam waktu dekat ini. Semua itu berkat adanya kerjasama antara Disney Marvel Studio dengan Sony Pictures dimana rencananya beberapa karakter Superhero mereka akan digabung menjadi sebuah film franchise.

Kontrak kerjasama tersebut memungkinkan karakter Spider-Man akan dibuatkan lagi Reboot filmnya dengan judul ‘The Spectacular Spider-Man’, yang kali ini dibuat dengan gaya ala Marvel. Selain itu juga beredar kabar kalau Spider-Man akan muncul di film Captain America: Civil War tahun depan sebelum beraksi di film solonya pada 2017 mendatang, juga adanya kemungkinan kalau Spider-Man akan muncul di film The Avengers: Age of Ultron sebagai Cameo.

Beberapa spekulasi bermunculan sejak Sony mengumumkan ingin bekerjasama dengan Marvel, diantaranya: “Bagus kali, ya kalau Spider-Man ikut bergabung di tim The Avengers atau malah ia menjadi pemimpin di The Avengers: Age of Ultron?.
Spider-Man ikut beraksi bersama The Avengers
Baru-baru ini beredar trailer film The Avengers: Age of Ultron yang dibuat oleh para fans. Trailer yang dirilis via IGN, ini menampilkan beberapa adegan trailer ketiga The Avengers: Age of Ultron dengan beberapa penambahan aksi Spider-Man termasuk saat ia melawan Iron Man – Hulk Buster.

Sutradara Captain America 2 & 3, Anthonydan Joe Russo (yang juga rencananya akan menyutradarai film The Avengers: Infinity War) dikabarkan akan menjadi produser di film Spider-Man selanjutnya dengan masa kontrak tiga tahun dengan Sony. Dengan begitu, kemungkinan Spider-Man akan ikut bergabung di film Captain America: Civil War semakin besar. Apakah kalian ingin melihat Spider-Man ikut beraksi dengan Superhero Marvel lainnya?. Berikut trailernya:
Para bintang yang akan bermain di film “Avengers: Age of Ultron” antara lain: Robert Downey Jr., yang kembali memerankan Iron Man, bersama Chris Evans sebagai Captain America, Chris Hemsworth sebagai Thordan Mark Ruffalo sebagai The Hulk. Juga akan ada Scarlett Johansson sebagai Black Widow dan Jeremy Renner sebagai Hawkeye. Tidak lupa pula artis pendukung lainnya seperti:  Samuel L. Jackson sebagai Nick Fury, Don Cheadle sebagai James Rhodes/War Machine, Cobie Smulders sebagai Agent Maria Hilldan Stellan SkarsgÃ¥rd sebagai Erik Selvig. Kelompok The Avengers nantinya akan melawan James Spadersebagai Ultron, penjahat robot dengan kecerdasan buatan yang berencana memusnahkan umat manusia. Selain itu, The Avengers bakal menghadapi dua tokoh misterius lainnya yang sangat kuat, yaitu: Wanda Maximoff, yang diperankan oleh Elizabeth Olsen, dan Pietro Maximoff, yang diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson, dan juga akan hadir aktor pengisi suara J.A.R.V.I.S yaitu Paul Bettany yang menjadi Vision.

The Avengers: Age of Ultron akan rilis pada 1 Mei 2015, kemudian ada Ant-Man pada 17 Juli 2015, Captain America: Civil War pada 6 Mei 2016, Doctor Strange pada 4 November 2016, Guardians of the Galaxy 2 pada 5 Mei 2017, Spider-Man pada 28 Juli 2017, Thor: Ragnarok pada 3 November 2017, Avengers: Infinity War – Part 1 pada 4 Mei 2018, Black Panther pada 6 Juli 2018, Captain Marvel pada 2 November 2018, Avengers: Infinity War – Part 2 pada 3 Mei 2019 dan Inhumans pada 12 juli 2019. (MY).

Kamis, 05 Maret 2015

Misteri penampakan Hantu di Gettysburg, Pennsylvania


Mayat bergelimpangan di Lapangan Gettysburg

Benarkah bekas medan perang di Gettysburg, berhantu?

Gettysburg, Pennsylvania. Perang Sipil selama tiga hari yang terjadi pada waktu itu telah memakan korban jiwa lebih dari 50.000 orang dari kelompok Serikat dan Konfederasi. Aliran Sungai disekitarnyapun berubah warna menjadi merah darah. Saat ini, beberapa orang masih melaporkan adanya penampakan hantu dari korban yang tewas di Gettysburg. Seorang penulis buku dan Sejarawan, bernama Mark Nesbitt, kemudian mengemukakan teorinya tentang fenomena tersebut.


Kondisi Lapangan Gettysburg saat ini
“Di lokasi Gettysburg, ada banyak sekali energi emosional yang muncul, dari penampakan seorang anak berumur 15 tahun yang ketakutan karena tak bisa lagi pulang kerumahnya, atau arwah pria 40 tahun yang tewas tertembak di jantung sementara ia masih memikirkan keluarganya dirumah. Energi seperti itulah yang masih tersisa disana”.

Beberapa penampakan hantu juga dilaporkan oleh mantan pelaku perang Gettysburg yang selamat. Mereka bisa melihat dengan jelas para korban yang mengenakan seragam perang sedang bertempur dengan ledakan meriam disana-sini. Salah seorang mantan pelaku perang, Ray Hock, mengatakan dia dan sahabatnya sangat dekat dengan penampakan hantu-hantu  yang sangat nyata bagi mereka.
 
Penampakan pejuang dengan seragam perang
“Sepertinya aku melihat hantu, karena mereka mengenakan perlengkapan dan jas seperti yang kami kenakan dulu. Bagi saya, mereka semua sangatlah nyata”.

Ray juga pernah diberikan amunisi peluru oleh seorang pejuang, namun saat mereka menengok, pejuang itu lalu hilang. Akan tetapi peluru yang mereka terima benar-benar ada, tapi banyak pihak yang meragukannya. Faktanya Amunisi yang mereka terima tidak lagi di produksi di Gettysburg selama lebih dari 100 tahun. Ray yang juga seorang praktisi di Universitas, mengkonfirmasi kalau peluru yang mereka terima dari “Hantu” itu ternyata asli peninggalan perang Sipil, keluaran Vintage 1863.
Peluru yang diakui Ray, diberikan oleh "Hantu" pejuang perang
Dimusim panas tahun 1993, beberapa orang berkumpul di Gettysburg guna melakukan reka ulang dari peristiwa perang sipil yang terjadi lebih dari 130 tahun yang lalu. Pada suatu malam saat mereka menyusuri sungai yang dikenal dengan nama “Bloody Run”, salah seorang dari mereka  menemukan seorang pria terbaring di semak-semak.

Richard Knapp, salah seorang peserta reka ulang lalu menceritakan apa yang ia lihat: “Aku tiba-tiba menemukan seorang pria terbaring disana, tapi sosoknya tidak jelas layaknya manusia pada umumnya, agak seperti kabut. Dia terlihat kesakitan dan sangat menderita. Aku tak mampu mendekat, aku tidak tahan dan menangis. Aku Shock. Lalu seseorang menemukanku dan membawaku menyusuri sungai itu kembali”.

Teror yang terjadi di Gettysburg,tidak hanya menyebabkan korban jiwa di medan perang. Menurut Mark Nesbitt, Dokter bedah pada zaman itu mengalami kendala karena minimnya obat-obatan dan peralatan medis. Mereka umumnya menangani korban yang luka secepat mungkin dengan cara Amputasi!

“Banyak korban perang waktu itu diamputasi tanpa diberi obat bius, meskipun ada juga yang hanya diberi minum whisky untuk mengurangi rasa sakit. Boleh dibilang rumah sakit pada zaman itu, hampir sama mengerikannya dengan neraka dan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan oleh para mantan pejuang yang pernah dirawat disana”.

Salah satu gedung, bernama Pennsylvania Hallyang dulu dijadikan aula perawatan korban perang, saat  ini sudah menjadi kantor Gettysburg College. Namun beberapa orang mengatakan kalau mereka masih sering mendengar suara tangisan kesakitan bergema diaula. Pada suatu malam, dua petugas administrasi sekolah terlihat masih bekerja dalam gedung. Mereka lalu berjalan dan masuk kedalam elevator, namun saat pintu elevator terbuka yang mereka lihat adalah penampilan gedung rumah sakit saat zaman perang. Mark Nesbitt lalu menceritakan apa yang dialami oleh kedua wanita tersebut.

“Bau rumah sakit tiba tiba tercium saat mereka keluar dari elevetor. Mereka kemudian panik, karena tidak ada tempat buat mereka kabur dari sana. Tiba-tiba salah seorang mantri melihat kearah mereka dengan tatapan memelas, sepertinya sang mantri ingin meminta tolong karena tugasnya yang begitu berat pada saat itu atau kemungkinan arwah sang mantri ingin lepas dari energi yang menahannya ditempat itu selama hampir 13 dekade.”

Malam itu juga, dua petugas administrasi itu lalu menceritakan pengalaman mereka kepada petugas security. Timon Linn,Kepala pengamanan Gettysburg College kemudian menceritakan kejadian malam itu : “Kedua wanita itu terlihat sangat ketakutan.  Meskipun saya tidak percaya dengan hantu, tapi waktu itu saya percaya cerita mereka karena mereka termasuk orang-orang terpelajar.”

Apakah benar penampakan yang sering terlihat di Gettysburg hanyalah khayalan semata? Ataukah memang arwah dari para pejuang Gettysburg masih bergentayangan disana selamanya?. (MY)